Selasa, 24 Maret 2015

Suatu Saat Nanti Part 2



SUATU SAAT NANTI

Sebuah senyum keikhlasan itulah yang akan aku lakukan untuk menitiki setiap lika – liku dari sebuah kehidupan !tanpa di pungkiri lagi bahwa sesuatu apapun itu, seberat apapun dan sesulit apapun itu jika kita mengerjakannya dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab pasti akan membuat tenang dan berbuah kemanisan. Kita harus dapat memahami, memaknai, dan mengartikan arti dari kehidupan itu sendiri , tak selamanya yang di atas akan tetap di atas dan begitu pula sebaliknya. Itulah hukum kehidupan ,sekuat apapun kita menjaga pasti akan ada titik terlemahnya, Tuhan memang menciptakan kehidupan ini dengan penuh keadilan hmm.. ya meski kerap kali aku menganggap Tuhan tak adil tapi percaya tidak percaya Tuhan telah memberikan yang terbaik untuk kita dan selalu ada hikmah dari setiap kejadian ! Allah itu akan selalu ada dan tetap ada dari pertama kali kita membuka mata sampai mata ini tak mampu lagi memandang indahnya dunia, bahkan lebih dari itu Allah telah ada sebelum ia menciptakan kita ! sungguh betapa besar kuasanya hingga tak akan ada yang mampu menandinginnya ! ALLAHU AKBAR!!!!
Terimakasih Tuhan ,untuk semua kebaikan demi kebaikan yang engkau berikan padaku! Aku bahagia bisa mengenal,merasakan keberadaan mu dan menjadi bagian dari kehidupan ini serta terlahir dengan darah islam mengalir ditubuhku dan dengan wujud yang paling sempurna diantara makhluk – makhlukmu yang lainnya ! laailaahailallah muhammadarrasulullah aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku juga bersaksi bahwa Nabi Muhammad Saw adalah utusan Allah. Terimakasih nabiku engkau telah memperjuangkan agamamu dengan sangat berani , kuat dan gigih hingga kami generasi muda bisa merasakan keajaiaban , kenikmatan dan keindahan islam bagi siapa – siapa saja yang menyadarinya.
Aku tahu dan aku sadar aku sudah berbeda dari aku yang dulu kini aku sudah menginjak usia 17 tahun usia dimana banyak orang yang menganggap 17 tahun adalah usia yang sangat istimewa , terkadang aku merasa bingung , ada misteri apa sih di usia 17 tahun itu? hmm apakah karna sudah bisa membuat KTP? heheheh ,, yang jelas tentu hanya bukan itu saja ! hmm itu hanya persepsi ku  semasa masih kanak – kanak saja heheh :D hmm ternyata di usia yang ke 17 tahun itu mungkin istimewanya menurutku ialah karna kita akan melewati masa remaja kita dan perlahan – lahan beralih ke masa yang lebih dewasa dimana kita harus mempunyai mental disiplin dan punya rasa tanggung jawab yang besar untuk menghadapi persaingan demi persaingan dalam mempertahankan hidup contohnya dalam hal mencari pekerjaan , pintar saja tidak cukup untuk dapat memiliki sebuah pekerjaan tapi dibutuhkan juga keterampilan – keterampilan khusus yang mampu mempertahankan kita dan mengalahkan pesaing – pesaing kita.
Sedikit flash back ke masa  lalu ciieelaahh  hmm dulu aku itu orangnya sangat tertutup dan bĂȘte banget jika aku sedang berjalan kesuatu tempat katakanlah masjid karna dulu aku sering kesana untuk melaksanakan sholat berjamaah bersama teman – temanku dan mengaji bersama – sama disana , ya yang paling aku bĂȘte adalah entah kenapa aku males aja lewat kalo disekelilingku banyak orang padahal orangnya juga gak ngeliatin aku  jalan hahaha PD banget !!  tapi entah kenapa aku merasa risih banget dan rasa itu masih ada sampe sekarang hehehe tapi jujur suka miris kalo inget sama keadaan diri yang sekarang dimana banyak cobaan yang aku hadapi dan sering membuatku menangis tentunya sangat berbeda dengan aku yang dulu dimana senyum kecil selalu tersirat diwajahku dengan beribu – ribu kegembiraan dan keceriaan bersama teman terdekatku tapi sekarang mereka semua menghilang karna mempunyai kesibukan masing- masing sehingga kita jarang berkumpul untuk tertawa bersama lagi. Dan sekarang hanya kegalauan saja yang sering menyelimuti hatiku juga hidupku dan menjadi pribadi yang lebih suka menyendiri meski ku tau aku sering merasakan kesepian ya seperti itulah kiranya diriku sekarang ehehe :D terkadang aku berfikir mungkin ini sudah menjadi takdir dalam hidupku aku harus bisa memaknai semua di saat ku merasa sepi sempat terfikir olehku mengapa semua orang pergi dan menghianatiku , hatiku menangis sedih tatkala mengingatnya dan mengapa semua tidak bisa mengertiku dan kejam terhadapku! Akupun tak mengerti pula mengapa mereka dengan mudah membuatku tersenyum bahagia dan mengapa mereka juga dengan mudahnya menguras air mataku dan membuatku berlinangan karnanya.