SUATU
SAAT NANTI
Suatu saat nanti ! sebuah untaian
kata yang sederhana tapi syarat akan banyak makna , ya suatu saat nanti di mana
ku lukiskan segala angan ,mimpi, dan khayalanku di dalamnya dengan penuh
harapan yang sangat besar bahwa suatu saat nanti hidupku akan berubah nantinya . Ya Allah tak
henti – hentinya ku panjatkan beribu – ribu puji dan syukur karna berkat rahmat dan karuniamulah aku
merasa seperti terlahir kembali dengan sebuah senyuman polos yang memancarkan
cahaya keikhlasan dan dapat memberikan kesejukan bagi siapa saja yang memandang
, ya allah terimakasih sekali karna engkau telah membukakan mata hatiku yang
tertutup dengan cinta semu yang perlahan- lahan mulai menggerogoti dan mengahancurkan
fikiran jernih ku, ku rasakan ketataan dalam hidupku yang mulai tertata dengan
rapih semenjak ku lewati peristiwa silam dan menyakitkan itu dengan penuh sabar
dan membuang jauh – jauh rasa dendam, akhirnya aku pun memetik buah manis dari semua tragedi itu
! ya aku memang sudah merasa tersakiti yang teramat dengan kisah cinta itu ,
namun tak ada niat sedikitpun aku untuk membalasnya karna menurutku itu semua
tak ada gunanya dan hanya menambah kekacauan fikiran ku tak kunjung mereda
karna banyak memikirkan bagaimana caranya untuk membalas rasa sakit yang sudah menghancurkan
hati juga hidupku terhadapnya.
Perlahan – lahan ku coba
mengikhlaskan semuanya meski banyak air mata yang tertumpah tapi aku selalu
mencoba untuk lebih tawakal dan menerima semuanya karna ini merupakan bagian
dari hidupku sekaligus cobaan dalam hidupku yang harus aku lewati dan berusaha
dengan cermat untuk memilih agar aku tidak salah arah because “life is choice “
karena hidup adalah sebuah piihan yang harus aku pilih dari berbagai pernyataan
yang di hadapkan kepadaku , mau gak mau , suka gak suka dengan berbagai pilihan yang di hadapkan itu
aku harus bisa memilih dan menentukan mana yang terbaik karna pilihan tersebut
akan berpengaruh pada kehidupanku selanjutnya sesampainya tangan ini tak mampu
lagi mengenggam , bibir tak mampu lagi berkata dan mata yang tak sanggup lagi untuk memberikan isyarat
hati entah itu berupa tangis kesedihan
atau tangis kebahagian karna semuanya telah membisu , membuta dan
melemahkan semua jaringan tubuh yang ada.
Dari situlah aku akhirnya bisa
menerima keadaan dan mengikhlaskan semuanya, aku ikhlas pernah di sakiti dan di
khianati oleh lelaki tercintaku dulu karena kini kau telah memberikan banyak
pelajaran yang berharga untukku ! Tanpa adanya lelaki itu mungkin selamanya aku
tak akan pernah belajar dan mengerti serta memaknai akan arti dari sebuah
kehidupan , dan aku juga sudah merasa sangat ikhlas jika lelaki tercintaku dulu
itu kini menjalin hubungan istimewa dengan banyak wanita tanpa
sepengetahuanku , karna kini aku menyadari
bahwa dia bukan milikku lagi , meski waktu itu aku merasakan perih yang teramat
ketika ia secara diam – diam membohongiku , tetapi kini aku sudah tidak peduli
!
Huh! Beribu- ribu ucapan
terimakasihku tak akan mampu membalas kasih sayangmu terhadapku ya allah, karna
engkau telah menunjukkan sisi terburuk lelaki itu hingga membuatku sulit untuk
mencintainya lagi meski ia telah meyakinkanku bahwa ia telah berubah.
Setelah berbulan – bulan lamanya
aku merasakan frustasi dengan kehidupanku ini , kini aku sudah bisa
mengatasinya dan mulai menatap masa depanku yang lebih cerah , banyak hal yang
aku pelajari dari ribuan peristiwa yang terjadi di hidupku sampai dengan detik
ini dan itu membuat hidupku semakin bermakna! Ku rasakan mimpi dan
angan-anganku yang sudah di ambang batas ! apakah ini yang dinamakan dengan
proses pencarian jati diri? Tapi sungguh percaya tidak percaya kini aku sedang
mengalaminya dimana aku mempunyai tekad yang kuat dalam meraih mimpi dan banyak
tanda Tanya dalam diri!
Sungguh indah masa remaja ini,
aku berjanji semampu dan sebisa ku tak akan menyia-nyiakan masa indah ini di
mana realita cinta dan kehidupan saling membaur memberikan warna tersendiri
dalam kehidupan dan menjadikan semuanya indah tak terbayarkan , aku akan terus
belajar ,belajar dan belajar serta bekarya bekarya dan terus bekarya sampai
dengan titik terlelah dalam hidupku ! aku berharap dari kisahku yang sederhana
dan terkesan berlebihan ini dapat menginspirasi semua orang heheh .. :D
Hmm mungkin aku termasuk orang –
orang yang beruntung dari mereka semua yang bertarung hidup di jalanan , sering
kali aku jumpai banyak anak- anak jalanan yang mempunyai segudang kreativitas
tak terbatas meskipun mereka hidup di jalanan yang identik dengan kekerasan
,tapi tak jarang dari mereka yang lebih memilih berkarya sebagai pengamen dari
pada mencopet atau meminta-minta, tak ku ragukan untuk tersenyum saat melihat
anak – anak itu karena meskipun keadaan mereka yang kurang baik mereka masih
bisa membuktikan bahwa mereka mampu bertahan hidup dengan segala kemampuan yang
mereka miliki.
Terkadang aku merasa kagum
sekaligus malu kalau aku melihat mereka , aku malu karna aku tak bisa berkarnya
dengan baik, sebenarnya aku ingin sekali bisa ini bisa itu, pinter ini pinter
itu tapi harus kembali ku sadari aku juga harus banyak belajar, terkadang hidup
membuatku frustasi dan sempat ingin bunuh diri akan tetapi hatiku lebih
menangis lagi saat ku teringat raut wajah ibu yang telah mengandungku dan
melahirkanku ke dunia dengan harapan aku bisa sukses suatu saat nanti , aku
malu ! dan hatiku menangis saat apa yang aku lakukan untuk membanggakan ke dua
orang tuaku salah di mata umum! Mungkin menurutku aku sudah mencoba memberikan
yang terbaik tapi ternyata tidak di mata masyarakat umum ! tak jarang pula aku
pun sering di buat kesal ada apa sih dengan diriku ini! Mengapa aku tak bisa
melakukan suatu hal dengan baik?
Sesekali aku pernah menangisi ke dua tanganku saat ku menyadari ke dua
tanganku ini tak bisa melakukan sesuatu dengan baik , bahkan cenderung sering
berbuat kesalahan yang kerap kali membuatku frustasi! Ibu.. maafkan aku sampai
dengan detik ini aku belum bisa membanggakan dirimu! Ibu aku mohon do’a dan
ridhomu disetiap langkahku agar apa yang aku lakukan bisa bermakna dan berarti,
bukan hanya untuk dirimu wahai ayah dan ibuku tapi untuk dunia dan agamaku !

Tidak ada komentar:
Posting Komentar